Ketika ku bertahan atas ke egoisan.
Aku serpeti terbang liar tanpa singgahan
Sungguh jadi tak tampak cahaya aura mu
Tak bisa ku rasakan tentang rasa madu .
Tentang tetes anggur merah lebih memberi arti.
Dunia ku kegilaan ku..dan petualangan ku.
Kilauan permata tlah aku genggam
Masih tak sadar kalu aku sebenarnya tlah memiliki.
Aku miliki seribu cinta , sepuluh ribu perhatian.
Aku bernafas dengan lembut hati mu
Aku berlari dan terlelap di atas do'a mu
Kau sibak lelah memuja Nya untuk ku .
Waktu mu tersita memutar arah haluan ku.
Merajut kerusakan moral yang terkoyak
Menawar sgala bisa di aliran darah ku
Menjadi lampu lampu di sudut sudut gelap jiwa
Di sini aku rasakan ngilu sesal ku.
Dan tak ingin aku di sini tanpa mu
Aku serpeti terbang liar tanpa singgahan
Sungguh jadi tak tampak cahaya aura mu
Tak bisa ku rasakan tentang rasa madu .
Tentang tetes anggur merah lebih memberi arti.
Dunia ku kegilaan ku..dan petualangan ku.
Kilauan permata tlah aku genggam
Masih tak sadar kalu aku sebenarnya tlah memiliki.
Aku miliki seribu cinta , sepuluh ribu perhatian.
Aku bernafas dengan lembut hati mu
Aku berlari dan terlelap di atas do'a mu
Kau sibak lelah memuja Nya untuk ku .
Waktu mu tersita memutar arah haluan ku.
Merajut kerusakan moral yang terkoyak
Menawar sgala bisa di aliran darah ku
Menjadi lampu lampu di sudut sudut gelap jiwa
Di sini aku rasakan ngilu sesal ku.
Dan tak ingin aku di sini tanpa mu




