Sepenggal anugerah diam bersemayam.
Mungkin ini seperti mutiara di istana kerang .
Atau warna warna dalam bias pelangi.
Semua bisa musnah semua bisa sirna.
Adakalanya terkikis oleh cemburu dan ego.
Sungguh kadang menjadi wabah yang mengganas.
Penyakit penyakit yang kronis dlm emosi.
Bagaimana cinta akan bertahta...
Dimana asmara akan meraja...
Akan seperti apa rindu menempati kejayaan..
Seiring berjalnya waktu , dendam berkuasa.
Menatih melemahkan meraih keterpurukan hati.
Seruan dan nyanyian lagu lagu makian.
Mendung langit hati menutup gulita.
Rapat tanpa bias cahaya.
Simponi kebencian sperti syair tanpa iringan.
Cintamu tlah usai oleh kebodohan mu.
Mungkin ini seperti mutiara di istana kerang .
Atau warna warna dalam bias pelangi.
Semua bisa musnah semua bisa sirna.
Adakalanya terkikis oleh cemburu dan ego.
Sungguh kadang menjadi wabah yang mengganas.
Penyakit penyakit yang kronis dlm emosi.
Bagaimana cinta akan bertahta...
Dimana asmara akan meraja...
Akan seperti apa rindu menempati kejayaan..
Seiring berjalnya waktu , dendam berkuasa.
Menatih melemahkan meraih keterpurukan hati.
Seruan dan nyanyian lagu lagu makian.
Mendung langit hati menutup gulita.
Rapat tanpa bias cahaya.
Simponi kebencian sperti syair tanpa iringan.
Cintamu tlah usai oleh kebodohan mu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar